Syarat Kredit Motor : 4 Hal yang Harus Dipenuhi

Apa saja syarat kredit motor? Berikut ulasannya. Banyak masyarakat yang tertarik untuk membeli kendaraan bermotor melalui sistem kredit karena dianggap lebih praktis dan tidak memberikan beban yang berat pada keuangan. Kelebihan ini terutama terkait dengan kemudahan pembayaran bulanan yang lebih terjangkau. Namun, sebelum dapat mengajukan kredit tersebut, terdapat beberapa kriteria yang perlu dipenuhi.

Meskipun demikian, tidak semua permohonan kredit motor akan diterima, mengingat adanya standar yang harus terpenuhi agar leasing menyetujui permohonan tersebut. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami dan memenuhi berbagai tips serta persyaratan yang diperlukan saat ingin mengajukan kredit untuk pembelian sepeda motor.

4 Syarat Kredit Motor yang Harus Anda Penuhi

Langsung saja mari kita bahas satu persatu apa saja persyaratan yang harus dipenuhi ketika hendak membeli motor dengan cara kredit.

Usia yang Layak

Kelayakan usia adalah salah satu faktor sentral dalam memenuhi persyaratan kredit motor. Usia minimal yang diperlukan adalah 21 tahun atau sudah menikah. Namun, batas usia maksimal dapat berbeda tergantung pada kebijakan leasing yang Anda pilih, namun secara umum, leasing cenderung mengacu pada rata-rata usia pensiun, yaitu berkisar antara 50 hingga 60 tahun.

Dengan demikian, faktor usia ini menjadi pertimbangan penting dalam proses pengajuan kredit motor.

Memenuhi Berkas atau Dokumen yang Dibutuhkan

Dalam proses pengajuan kredit, diperlukan persiapan berkas dan dokumen yang tidak boleh diabaikan. Selain persyaratan umum berupa KTP yang harus dimiliki oleh Warga Negara Indonesia, Anda juga diharuskan menyiapkan berkas tambahan.

Jika Anda sudah menikah, tak lupa untuk membawa KTP pasangan sebagai tambahan. Selanjutnya, dokumen yang menjadi syarat penting adalah NPWP. Selain dokumen pribadi, pihak leasing juga mungkin akan meminta bukti kepemilikan rumah serta dokumen tagihan bulanan seperti listrik, telepon, air, dan PBB untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Dalam konteks pengajuan kredit, terdapat perbedaan persyaratan dokumen sesuai dengan jenis pekerjaan atau status Anda.

  • Bagi Karyawan: Apabila Anda seorang karyawan, penting untuk memiliki surat keterangan dari tempat kerja yang memperlihatkan lama masa kerja Anda. Selain itu, bawa juga slip gaji paling tidak untuk tiga bulan terakhir atau surat keterangan gaji dari perusahaan Anda.
  • Bagi Wiraswasta dan Profesional: Bagi mereka yang berprofesi sebagai wiraswasta atau profesional, pastikan untuk menyiapkan bukti finansial seperti rekening koran, tabungan, serta invoice usaha. Selain itu, perlu memberikan rekapitulasi pendapatan usaha Anda. Pastikan bahwa bukti-bukti ini menegaskan keberadaan dan kelangsungan usaha Anda. Pihak leasing mungkin juga akan meminta foto-foto tempat usaha dan aktivitas Anda. Tidak lupa, persiapkan juga dokumen legalitas seperti SITU, SIUP, SKDP, TDP, TDR, dan surat keterangan usaha yang telah ditandatangani oleh berbagai pejabat, mulai dari RT, RW, lurah, hingga camat.
  • Bagi Perusahaan: Situasinya berbeda jika Anda mewakili sebuah perusahaan. Dokumen yang dibutuhkan antara lain KTP dari direktur, komisaris, atau pejabat tinggi perusahaan sesuai yang dicantumkan dalam akta pendirian perusahaan. Jangan lupa untuk melampirkan fotokopi akta pendirian perusahaan, sertifikat legalitas usaha, dan bukti kondisi finansial perusahaan seperti rekening koran selama minimal tiga bulan terakhir.

Kelayakan Pendapatan

Dalam proses permohonan kredit, penting untuk memiliki pendapatan yang stabil. Jika Anda belum memiliki pekerjaan atau pendapatan, kemungkinan besar permohonan kredit Anda akan ditolak. Kehadiran pendapatan menjadi indikator keseriusan dalam mengajukan kredit, mengingat hal ini mempengaruhi kemampuan Anda dalam membayar cicilan yang akan datang.

Adapun jumlah pendapatan tidak menjadi hambatan, meskipun tetap ada persyaratan terkait jenis pekerjaan yang perlu dipenuhi.

  • Karyawan: Jika Anda berstatus karyawan, Anda diperbolehkan mengajukan kredit setelah bekerja minimal selama 1 tahun. Meskipun durasi ini bisa bervariasi tergantung pada kebijakan leasing, prinsipnya tetap serupa. Salah satu persyaratan yang harus Anda penuhi adalah menyediakan surat keterangan dari tempat kerja yang mencantumkan masa kerja Anda. Selain itu, untuk membuktikan kapabilitas Anda dalam membayar cicilan, penting juga untuk menyerahkan slip gaji tiga bulan terakhir atau surat keterangan gaji yang telah diberi tandatangan oleh pihak perusahaan.
  • Wiraswasta dan Profesional: Bagi mereka yang menjalankan usaha atau berprofesi sebagai profesional, Anda dapat mengajukan kredit setelah usaha berjalan minimal selama 2 tahun. Leasing akan memeriksa kecukupan pendapatan melalui rekening koran, tabungan, serta faktur dari usaha Anda. Dalam beberapa kasus, leasing mungkin akan meminta bukti fisik tentang aktivitas dan tempat usaha Anda. Selain itu, ada kemungkinan leasing juga mengharuskan Anda memberikan surat-surat legalitas usaha seperti SIUP, TDP, TDR, SITU, dan SKDP.
  • Pihak Perusahaan: Apabila Anda mewakili sebuah perusahaan dalam pengajuan kredit, lama usaha yang diwajibkan berbeda-beda tergantung pada leasing. Meskipun demikian, Anda harus membuktikan kredibilitas dan kelayakan finansial perusahaan melalui fotokopi laporan keuangan perusahaan selama tiga bulan terakhir.

BI Checking Harus Bagus

Satu persyaratan kredit motor yang perlu dipenuhi adalah kelulusan dalam BI Checking. Leasing akan melakukan pemeriksaan sejarah BI Checking Anda untuk memverifikasi kebersihan rekam nama Anda. Kebersihan di sini merujuk pada ketidakmunculan catatan buruk terkait kredit, seperti keterlambatan pembayaran atau kredit bermasalah.

Setelah Anda berhasil melewati tahap BI Checking, pihak leasing akan mengirim surveyor untuk melakukan kunjungan ke rumah Anda. Surveyor akan melakukan penilaian langsung terhadap kondisi rumah dan mengumpulkan informasi terkait pendapatan serta pengeluaran keluarga Anda. Langkah ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan finansial Anda dalam melunasi cicilan kredit di masa mendatang.

Namun, sebaliknya, jika riwayat Anda mencantumkan kegagalan dalam membayar cicilan kredit kepada bank atau leasing sebelumnya, Anda mungkin tercatat dalam daftar hitam Bank Indonesia. Keadaan ini dapat menyulitkan atau bahkan membuat pihak leasing enggan memberikan persetujuan kredit kepada Anda.

Jasa Pembuatan NPWP Profesional

biro jasa buat npwp, berapa biaya pembuatan npwp

Jika Anda ingin membuat NPWP sebagai salah satu persyaratan yang dibutuhkan untuk kredit motor namun tidak ada waktu untuk mengurusnya, serahkan saja ke jasa buat NPWP dari jasanpwp.com yang terbukti amanah, pengerjaan cepat, dan harga terjangkau.

Penutup

Itulah syarat-syarat kredit motor yang harus Anda penuhi agar proses bisa berjalan lancar. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment